Jakarta – Mustika Ratu turut berkontribusi mendukung Seleksi Nasional Calon Competitor ASEAN Skill Competition (ASC) ke-10 yang akan dilaksanakan pada tanggal 9-11 September 2013 di Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Mooryati Soedibyo (LPPMS), Jakarta, khusus untuk kejuruan Beauty Therapy.

Panitia penyelenggara kegiatan ini adalah Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan sebagai ketua panitia adalah Ir. Abdul Wahab Bangkona, MSc  Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas.

Dalam pelaksanaan Seleknas ini diharapkan mendapatkan calon competitor untuk Beauty Therapy yang sesuai dengan standar international yang nantinya pada tahun 2014 akan dikirim menjadi wakil Indonesia untuk mengikuti ASC-10 di Vietnam. Ada pun daerah-daerah yang mengikuti seleknas ASC-10 Ini adalah Bali, Jakarta, Jogjakarta, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi tengah, NTT, Sumatera Utara, satu peserta dari pemenang LKS dan satu peserta dari seleksi Industri.

Seluruh daerah yang mengikuti seleknas ini sudah melalui tahapan seleksi daerah dan setelah ditentukan tiga pemenang seleksi nasional selanjutnya paracalon competitor tersebut di training di LPPMS selama 1 tahun.

Adapun perawatan-perawatan yang di pertandingkan untuk seleknas ini adalah Facial dengan menggunakan alat listrik, Body Treatment dengan menggunakan Hot stone, Pedicure Spa, Nail Art dan Make up Fantasy.

Sebagai perusahaan kosmetika dan jamu terbesar di Indonesia, dalam seleknas ini memakai produk Mustika Ratu. Mustika Ratu menyediakan sepenuhnya peralatan dan produk lomba beauty therapy (terapikecantikan) dengan menggunakan produk unggulan dari Taman Sari Royal Heritage Spa. Selainitu, LPPMS – Mustika Ratu diberikepercayaan sebagai team penguji utama dalam terapi kecantikan bidang perawatan tubuh.

TentangAsean Skill Competition ke-9:

ASEAN Skill Competition (ASC) merupakan kompetisi keterampilan kerja yang diselenggarakan dua tahun sekali dan diikuti oleh para pemuda dari negara-negara ASEAN. ASC dimulai pada tahun 1993 padapertemuan ILO / APSDEP di Jepang. Adapun tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah sebagai berikut:

1. Mempromosikan pengembangan kualitas kejuruan dan teknis sertakualitas kerja di antara pekerja muda.
2. Mendorong kerjasama teknis di bidang pendidikan kejuruan dan pelatihan di antara negara-negara ASEAN.
3. Memperkuat kerjasama pemerintah, industri, pengusaha, dan organisasi pekerja serta lembaga pelatihan kejuruan.
4. Memaksimalkan keunggulan kerja dan mengembang kan pekerja trampil.

Hingga saat ini ASC telah dilaksanakan selama 9 Kali yaitu :

1. 1st ASC tahun 1995 di Malaysia terdiridari: 4 negarapesertadan 6 BidangKeterampilan
2. 2nd ASC tahun 1996 di Philipinesterdiridari: 4 negarapesertadan 10 BidangKeterampilan
3. 3rd ASC tahun 2001 di Thailand terdiridari: 7 negarapesertadan 12 BidangKeterampilan
4. 4th ASC tahun 2002 di Indonesia terdiridari: 8 negarapesertadan 12 BidangKeterampilan
5. 5th ASC tahun 2004 di Vietnam terdiridari: 8 negarapesertadan 14 BidangKeterampilan
6. 6th ASC tahun 2006 di Brunei Darusalamterdiridari: 9 negarapesertadan 12 BidangKeterampilan
7. 7th ASC tahun 2008 di Malaysia terdiridari: 10 negarapesertadan 19 BidangKeterampilan
8. 8th ASC tahun 2010 di Thailand terdiridari: 10 negarapesertadan 21 BidangKeterampilan
9. 9th ASC tahun 2012 di Jakarta terdiridari : 10 negarapesertadan 22 BidangKeterampilan

Pada ASC ke-10 tahun 2014 rencananya, akandipertandingkan 22 kejuruan (bidangkeahlian) dan satu kejuruan eksibisi. Ke-22 kejuruan tersebut, antara lain, teknologi otomotif, mekanik elektronik, system administrasi berbasis jaringan teknologi informasi, pemipaan dan pemanasan, pengelasan, pemasangan keramik, tukang batu dan tukang kayu, desain grafis, terapi kecantikan hingga memasak. Sedang kan satu-satunya kejuruan yang dieksibisikan adalah caring.

Khusus untuk lomba beauty therapy, Indonesia sudah 3 kali mendapat penghargaan di ajang Asean Skill Competition ini, yaitu :

1. 7th ASC tahun 2008 di Malaysia : mendapatkanDiplome Of Excellent
2. 8th ASC tahun 2010 di Thailand : mendapatkanDiplome Of Excellent
3. 9th ASC tahun 2012 di Jakarta : mendapatkan Gold Medal dan Silver Medal

Mooryati Soedibyo berterima atas kepercayaan Kemenakertras yang menyerahkan sepenuhnya seleksi ini kepada LPPMS, dalam upaya meningkatkan daya saing dan membangun keunggulan  kompetitif bagi SDM Indonesia, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai kompetensi dalam berkompetisi bagi generasi muda. Satu yang dapat dilakukan adalah melalui kompetisi keterampilan tingkat negara-negara ASEAN atau ASEAN Skill Competition (ASC) X, semoga prestasi dari mendali-mendali yang pernah kita peroleh ditahun-tahun sebelumnya bisa kita pertahankan agar SDM di negara ini memiliki skill yang bisa bertarung bukan hanya di Asean Melainkan Internasional atau dunia, ujar wanita yang masih sangat aktif di usianya yang ke-85 ini.